Minggu, 22 April 2012

Backpackers (Part II) Budapest... Pusat Budaya Eropa

Budapesti Toterneti Muzuem

 Cerita bersambung ini, adalah pengalaman pertamaku melakukan perjalanan a la backpackers (budget sangat-sangat terbatas), untuk berkeliling eropa. Disela-sela liburan paskah 2012. Kali ini perjalananku adalah mengunjungi ibukota 3 negara di eropa timur yaitu; Hungaria (Budapest) – Slovakia (Bratislava)- Austria (Vienna), semoga bermanfaat..

Budapest , Sabtu 14_04_12
Sayur mayur dan buah-buahan di pasar tradisonal
Bangun jam 07.30, aku langsung mandi dan melanjutkan menulis dairi pengalamanku semalam, mama ternyata sudah bangun terlebih dulu dan belanja ke pasar didepan apartment. Pulang belanja ia langsung mebuatkan sarapan untukku, Cheese+kopi, lumayan mengenyangkan paling tidak untuk energi awal pagi ini. Sara dan Zoli juga sudah bangun dan sarapan bersama.
Pagi ini Sara mengajakku untuk mengunjungi Parliement Building[1] dan mengunjungi kota tua BUDA, tapi sebelumnya kami akan melihat Hero Square[2] terlebih dulu. Jam 11.00 kami bertiga (aku, Sara dan Zoli) memulai perjalanan pagi ini dengan melihat traditional market yang berada tepat di depan apartment Sara. Dipasar yang berada dalam gedung besar ini semua kebutuhan sehari-hari dijual, mulai dari ikan, daging, sayur-mayur dan buah-buahan segar hingga barang-barang lainnya. Sangat teratur dan bersih. Sara selalu membandingkan dengan pengalamannya saat mengunjungi pasar traditional di Indonesia (ia pernah ke pasar Ciputat) ha…ha..ha… malu aku (tutup muka)
Sara & Zoli
Serasa jadi orang kaya hari ini, karena Zoli membawa kami dengan mobil besar BMW berkeliling kota… tujuan pertama adalah Hero Square. Zoli tidak menemani kami karena ia harus pergi  kerumah orang tuanya. Jadi hanya aku dan Sara yang berkeliling kota. Setelah mengambil beberapa photo di Hero Square dan Museum-museum dikiri-kanannya..
Hero Square
Magyar Termeszettudomanyi Muzeum
Kami menuju pusat kota untuk melihat Parliement Building. Sara juga ingin menunjukkan kampusnya BGF. Selesai berkunjung ke kampus Sara, kami melanjutkan perjalanan menyebrangi Szechenyi Lancid[3]  untuk melihat kota tua BUDA. Saat mengunjungi kota ini luar biasa bagusnya baik desain maupun bentuk bangunanya.
BGF
Hampir lupa, saat berjalan menuju Kampus BGF, kami sempat mampir ke Café Yogya[4], satu-satunya restaurant Indonesia di Kota Budapest, restaurant yang bernuansa Indonesia, lengkap dengan patung Ganesha didalamnya.. kami disambut oleh mas Didik Agus Prastowo, sang pemilik (sekaligus cook, Waiter, Dishwasher, dll) Salut aku dengan orang muda ini yang real Indonesian Culture Ambassador!!! Kami tak berlama-lama disana, karena hari minggu kami juga akan mampir lagi.




Parliement Building
River Cruise di Duna River
Halasz Bastya

Patika
Disc Ter
Budai Var
Jam 14.00 Zoli menjemput kami untuk makan siang di daerah Szentendre[5], daerah ini menjadi salah stu objek wisata karena banyak seniman-seniman yang membuka galerinya disini (Sara selalu membandingkannya dengan Ubud di Bali) dan pemandangan sungai Duna yang cantik… oh iya Zoli juga mengajak 2 orang temannya, Nicola dan Sandra, mereka sangat ramah dan menarik. Di Szentendre kami menikmati makanan traditional Langos[6], seperti gorengan yang ditaburi keju diatasnya dengan tambahan bawang putih…cukup mengenyangkan. Kami juga memesan kopi dan coklat sebagai penghilang rasa dingin udara disini.
Menikmati Langos

Ngopi-ngopi
Jam 16.00 kami kembali ke pusat kota Budapest untuk beristirahat, karena malam ini kami akan kembali menikmati pemandangan kota Budapest dari Puncak bukit Citadella (galert Hill)[7] Sebuah bukit yang menjadi Point of View bagi para wisatawan yang ingin melihat landscape kota.
Buda City
Lanscape Kota Budapest
Jam 19.00 Pemandangan malam dari Citadella sangatlah cantik, dari sini kita bisa melihat semua objek wisata kota dengan jelas, mulai dari Parlement Building, Szt Istvan Bazilika, Szechenyi Lancid , dll apalagi cahaya lampu yang meneranginya.. Luar biasa!!!

Oh iya malam ini ini, bukan hanya kami berlima yang mengunjungi  Citadella, tapi juga bersama Endy (teman baik/kolega kerja Sara). Dia cukup ramah dan yang pasti bisa berbahasa Inggris dengan baik. ± 1h30 kami berada di puncak Citadella, sambil menikmati Rose Wine yang dibawa oleh Sandra. Kami kemudian turun kembali kekota untuk melanjutkan malam dengan menikmati minuman ringan di café Cga, yang berada disudut apartment Sara, disini Zoli tidak ikut karena kondisi badannya yang kurang fit.

Budapest, Minggu 15_04_12
Floating Bus
Pagi ini aku bangun agak siang, jam 09.00. O la la.. mungkin karena pengaruh wine dan Cider semalam. Mama (ibu Sara) telah menyediakan secangkir kopi dan beberapa potong roti bawang beserta jelly cherry.. Lumayan nikmat. Hari ini Sara akan mengajakku kembali berkeliling kota dengan menggunakan The Floating Bus (River Ride)[8] (25,4€), kemudian makan siang di Café Yogya dan menyaksikan/mengikuti Exhibisi  orang buta Lathatatlan Kiallitas.

Sinagok  (Yahudi) terbesar di kota Budapest
Selesai sarapan 10.30 kami diantar oleh Zoli (tetap dengan BMW besarnya) menuju Roosevelt Square untuk membeli tiket River Ride seharga 7500ft, lumayan mahal!!! Tapi tak apalah dari kemarin juga sudah banyak berhemat..sambil menunggu bus datang, kami masih sempat berjalan-jalan menyusuri sungai Duna.
Tepat jam 12.00 kami sudah kembali berada di Rooselvelt Square. Bus yang didesain khusus untuk bisa mengapung di air ini sangat unik bentuknya. Saat masuk didalamnya juga cukup nyaman dengan kapasitas 47 seat, lengkap dengan perlengkapan keamanannya. Si Guide juga memperagakan penggunaan exit door, jacket pelampung dan tip-tip lainnya jika dalam keadaan darurat…Luar biasa, selama perjalanan guide menjelaskan dalam dua bahasa (Inggris dan Jerman),
hampir semua objek wisata yang dilewati bus ini sudah aku kunjungi di hari pertama dan kedua, tapi tak apalah.. pengalaman river cruisenya yang cukup menyenangkan dan aku dapat mengambil beberapa photo lebih dekat Parliement Building dan Kota Buda.
Photo bareng ibu-ibu KBRI Hungaria
Selesai tour,  perut terasa lapar sudah jam 14.00, kami segera menuju cafe Yogya yang letaknya hanya 1 blok di belakang tempat pemberhentian River Cruise…Wow ramai sekali café ini, berbeda dengan kemarin ternyata sedang “Arisan” ibu-ibu Kedubes KBRI Hungaria. Kuperkenalkan diriku  dengan mereka, sambil berphoto. Ternyata Sara sudah memesan Nasi Goreng terlebih dulu, hmmmn aku pilih apa ya..??? Mas didi (pemilik café) menawarkan menu special hari ini, Nasi lengkap dengan rendang, Ayam kari dan sayur oseng(11,8€) …yesss aku pilih itu. Pengen tahu rasa rendang a la orang Yogya. Begitu makanan datang wow aroma Indonesianya terasa sekali dan porsinya buaannyakk (ini yang paling penting) Yess nasi.. sudah 3 hari aku tak bertemu nasi.. nikmat sekali rasanya. Bahkan hibah ayam goreng dari nasi goreng Sara pun habis ku lahap ..kenyang!!!!
Nasi Campur a'la Cafe Yogya
Di café ini, kami juga bertemu dengan Bapak Yohanes (Ex Staff KBRI) yang bertugas mengurusi program Darmasiswa selama ini, dan juga Gabriel (ex Mahasiswa Daramasiswa 2008) yang menjadi staff local KBRI. Jam 17.00 kami meninggalkan Café Yogya untuk menuju exhibisi orang buta Lathatatlan Kiallitas.
Dengan menggunakan metro jalur biru, kami menuju E kft klub (5,06€)  tempat diadakannya exhibisi, disini sudah menunggu teman-teman kerja Sara, salah satunya Endy, total kami bertujuh. Exhibisi ini adalah kita ikut merasakan kehidupan orang-orang buta dengan memasuki ruangan yang benar-benar gelap (tidak ada cahaya sama sekali) dan melakukan kegiatan seperti apa yang dilakukan oleh orang buta. Mulai dari menyebrang jalan, di dapur, di kebun hingga di Café. Disini kami juga diajarkan bagaimana membaca & membuat huruf Braille.
E kft Club
Grispogcsa
Jam 19.00 kembali ke apartment, Zoli menjemput kami, Suprise !!! ibu Zoli membuatkan special cake buatku,namanya Grispogacsa kucoba hmmm enak juga, tapi banyak sekali minyaknya.. tapi tak apalah, namanya juga hadiah. Sampai dirumah mama juga sudah membuatkan special cake, Malam ini kami makan dengan nasi dan ayam fillet hmm aku sampai nambah …

Budapest, Senin 16_04_12
Pagi-pagi sekali aku sudah bangun, merapikan sofa dan semua barang-barangku, melanjutkan menulis diary, Jam 07.00 Sara baru bangun, pagi ini ia harus kembali bekerja, selesai berganti pakaian untuk menikmati secangkir teh ia berangkat. Berpelukkan dan salam perpisahan dia lakukan ..Thank you Sara..Tak lama Zoli juga berangkat kerja, terima kasih Zoli.. you make me very compotable as long as in Budapest
Sarapan bersama mama
Mama membuatkan kopi untukku .. mama dan aku menikmati sarapan roti dengan selai peach buatan mama, hari ini mama yang akan menemaniku ke Keleti Train Station. Jam 08.30 kami meninggalkan apartment, menuju station kereta. Pagi ini aku mencoba Tram di kota PEST, fasilitasnya sama dengan Tram di kota Angers, yang membedakan hanyalah warnanya (Kuning polos) yang tak secerah di Perancis.  

Kereta menuju Bratislava
Sampai di Keleti Train Station, mama menunjukkan kereta yang akan membawaku ke Bratislava. Berpisah disini…ohhh Terus terang selama 3 hari aku berada di Budapest, sangat berkesan dan kebaikan Sara, Zoli, Mama dan teman-temannya tak akan terlupakan… Nice to meet you guys!!


[1] www.budapest-parliament.com
[2] en.wikipedia.org/wiki/Hősök_tere
[3] en.wikipedia.org/.../Chain_Bridge_(Budapest) 
[4] cafeyogya@gmail.com
[5] www.hungary-tourist-guide.com/szentendre
[6] easteuropeanfood.about.com
[7] en.wikipedia.org/wiki/Gellért_Hill
[8] www.riverride.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar