Minggu, 22 April 2012

Backpackers (Part IV) Vienna......Surganya para "shopcholic"



Cerita bersambung ini, adalah pengalaman pertamaku melakukan perjalanan a la backpackers (budget sangat-sangat terbatas), untuk berkeliling eropa. Disela-sela liburan paskah 2012. Kali ini perjalananku adalah mengunjungi ibukota 3 negara di eropa timur yaitu; Hungaria (Budapest) – Slovakia (Bratislava)- Austria (Vienna), semoga bermanfaat..

 
Vienna, Selasa 17_04_12
Jarak antara Bratislava - Vienna  memang tak jauh, dengan menggunakan train (yang ada setiap 30 menit), aku hanya butuh waktu 1h30 Tiba di station HeiligenStad (East Wien)  jam 18.30.  Keluar dari Station kulihat ada sebuah bangunan megah yang mirip istana.. benar itu adalah Belvedere Palace[1] 
Belvedere Palace
Aku serasa orang hilang..tanpa bekal!!! Hampir 1 jam aku hilir mudik mencari tempat-tempat yang mungkin bisa mendapatkan peta, tapi hasilnya nihil ..matahari sudah menghilang. Waduh bisa kemalaman kalau aku harus meraba-raba seperti ini terus. Akhirnya kuputuskan untuk mengunnakan taxi menuju Hostel Step Inn. O la la ternyata hostel tersebut berada jauh dari East Wien Train Station, dengan taxi (semua taxi Mercedes Benz lho !!!) cukup mahal (11,50€), padahal kalau dengan tram aku cukup membayar 3€ saja, ya namanya baru…
Westbanhof Train Station
Stepenhl Square
Setelah Cek in dan meletakkan barangku (ransel) aku langsung menuju old town berbekal Peta/map dari hotel, dari Hostel Tram station terdekat adalah Westbahnhof (1,80€) tiket metro lebih mahal daripada di Paris yang hanya 1,70€. Hanya 3 kali pemberhentian aku telah tiba di Sephans Platz, langsung naik keatas untuk melihat Stepehenl Square.
Vercase
Wow ramai sekali walau hampir semua toko sudah tutup, berjalan menyusuri Stock Eisen Platz dan Graben, Beberapa photo Cathedral Stephan, St Peter Bazilic kuabadikan, menyusuri Kohlmarkt aku sampai di Micheal Platz memasuki gedung gedung di Weltliche und Geistliche Schaterzkammer[2],
Michael Platz
 Spanische Hofreit Schule[3] Hingga Helden Platz lurus terus aku melewati Burg Ring hingga berhenti didepan Theresien Platz sebuah patung Theresia yang dikiri kanannya terdapat dua museum besar Kunsthistorisches Museum[4] dan Naturhistorisches Museum[5] hingga akhirnya berhenti di Quartier Museum[6]
waktu sudah menunjukkan jam 21.00. Kembali dengan metro U3 aku menuju Hostel(0,70€). Tapi tunggu dulu di Tram Station aku lihat ada chinese Fast Food(3,40€)  yang ramai sekali pengunjung, saat kulihat harganya tak terlalu mahal. Ehm lumayan enak… stelah kenyang baru kembali ke hostel…mandi, dan alngsung tidur (Tapi tidurku tak terlalu pulas karena  roommaid) diatas ku, mendengkur dengan keras sekali…. Walau sudah menggunakan earphone dengan mendengarkan radio, tetap saja terdengar….grhrrrrr

Vienna, Rabu 18_04_12
Bangun pagi baru kusadari kalau dari 6 tempat tidur yang ada dalam kamar no.8 ini, ada 3 orang backpackers perempuan yang semuanya orang eropa. Selesai mandi dan merapikan peralatanku, aku langsung menuju ke Front Office untuk meminjam sepeda, rencanaku seharian aku akan berkeliling kota dengan sepeda, karena saat ngobrol dengan Hugo di Bratislava, ia menyarankan untuk menggunakan sepeda, selain murah dan sngat flexible, apalagi jalur sepeda sangat rapih di kota Vienna. Kusempatkan untuk sarapan pagi(2,40€) sederhana di hostel dengan menu secangkir kopi & 2 pcs roti lengkap dengan jam/butter. Rasanya sudah cukup energiku untuk berkeliling kota Vienna. Sepeda(7,00€) yang kupilih lengkap dengan keranjang di depan sehingga ransel atau belanjaanku bisa kuletakkan dengan leluasa disana.
Spartacus
Jam 09.00 aku mulai bersepeda ria, dimulai dengan menyusuri jalan Mariahilfer yang menjadi tempat pavorit bagi wisatawan karena disini tersedia banyak toko-toko yang menjual kebutuhan wisatawan mulai dari fast food (McDonald, KFC, Sushi shop, Kebab, dll) Gerai-gerai pakaian seperti ESPRIT, Zara, Benetton, Cartier, dll. Juga berjejer hotel-hotel pension mulai dari bintang 2-4, yang menarik disepanjang jalan ini adalah Spartacus dan Women Sin, 2 toko sex yang dikunjungi para wisatawan..

Frederiech Schmidt
Parlement Building
Targetku dengan sepeda, semua gedung dan objek wisata yang berada di Old Town Vienna akan aku abadikan semua dengan kamera kesayanganku. Dimuali dari Quartier Museum[7], menyebrangi Museum Platz, mengabadikan patung Theresia yang berada di Theresia Platz. Masih sempat kuabadikan Naturhistorsche Museum Maria & Kunhistor Museum, yang letaknya saling berhadapan dengan menyusuri Burg Ring dan Dr.Karl Renner-Dr K.Lueger, aku memberhentikan sepedaku didepan taman Rathaus, sehingga memudahkanku untuk melihat dengan jelas balai kota (Hotel de Ville) Friederiech Schmeidt[8], luas dengan pelataran Rathaus didepannya, sambil menyusuri taman yang dipenuhi oleh bunga tulip, aku berdiri kagum memandangi Parlement Building[9].

Kunhistor Museum
Votic Kirche
Kusempatkan menyusuri jalanan dengan dibelakang parlement (standing Josef Street) hingga kembali ke jalan Landes dan Taman dibelakang gedung balai kota (Frederiech Schmidt Platz) disini kulihat ada sepeda motor vespa dan sepeda yang unik. Tak jauh dari Tram Schottentor Universitat, kulihat bangunan menjulang tinggi dengan taman luas didepannya (Sigmund Freud Park)[10]  yup betul itu adalah Katedral Votic Kirche, hanya dengan menyebrangi jalan Universitatsstrabe, aku sudah berada didepan universitas ternama di Austria. 
Universitat Wien
Wien Universitat, sambil menikmati cookies yang sempat aku beli di Budapest, kuperhatikan aktivitas kampus ini, karena sepertinya ada wisuda lengkap dengan seragam dan toga mereka.
Jalanan WahringerSchotten berbelok kekiri ke jalan Helfersdrofer hingga berhenti di Borse Platz, disini aku sempat membeli souvenir(08,40€) yang cukup murah disbanding tempat-tempat lainnya untuk kartu pos 10pcs hanya dengan 3,5. Menyusuri jalan Borsegassee-Schotten Ring, hingga Henstauten-Schotten Bastei.
OPEC
Dijalanan ini kulihat gedung OPEC yang terkenal itu. Kembali ke Borse Platz, kukayuh sepeda menyusuri Hauten Gasse. Melewati gereja Minoreten, hingga beristirahat depan Hofburg dan Helden Platz, ditaman ini aku beritirahat agak lama, kembali kuambil beberapa moment photo di Weltliche und Geistliche Schaterzkammer yang sebenarnya kemarin malam sudah sempat kuabadikan (siapa tahu hasil jepretanya lebih bagus..), berputar di Michael Platz, lanjut ke Joseph Pl, hingga Agustiner Street  

Albertina Platz
Albertina Platz[11], Kulihat Staat Opera[12] yang terkenal itu, dijalan Karner Strabe yang berujung di Stephen Platz, berjejer toko-toko yang menjajakan souvenir dan barang-barang mahal… mulai dari GUCCI, LV,YSL, dll. Aku kembali ke depan Albertina Platz, karena sepeda kuparkirkan disana (Pilharm Street-Goetheg-Opera Ring –Babenberger-Getroide – Markt, disini aku aku menyaksikan Nasch Markt (traditional market yang menyediakan berbagai macam sayur dan buah-buahan serta ikan/seafood ) yang bisa langsung dipilih dan dimasak sesuai dengan keinginan tamu) Banyak sekali turis-turis yang makan siang disini, mulai dari Grill fish hingga seafood. Daripada berlama-lama ngiler…. 
Karlskirche
Konzerhaus
Perjalanan kulanjutkan melewati  kampus Wien Universitat (Technise Universitat) dan memarkirkan sepeda didepan Reseel Park, untuk mengabadikan Karlskirche [13](Gereja St.Charles Barromee). Lanjut menyaksikan Wien Mussee[14], Kunstler Haus dan Musik Verein. Saat aku melwati Canovag street aku bertemu Schwargernberg aku berbelok kekanan tepat depan taman Beethoven, terlihat jelas bagunan megah Akademi Teathre dan Konzerhaus, Disinilah konser-konser dan teater-teater terkenal dari para artis-artis muda ditampilkan, melewati jalan depan teathre melewati am Heumarkt, terlihat Huchstrahbr Platz (Leuchtbr) sebuah taman dengan airmancur indah dengan patung tentara yang mengenang akan kemenangan pasukan Rusia saat mengalahkan pasukan NAZI Jerman ( Dkon d Roteen Armee).

Aku lupa kalau sepedaku tadi kuparkir di depan Schwarzenberg dkm, makanya aku segera kembali kesana untuk menyusuri jalan Schumberting Park, dipinggir jalan ini terdapat taman kota Stat Park, Taman besar yang terdiri dari beberapa bagian dan masing-masing memiliki nama sendiri-sendiri mulai dari Johanes Straus, Markart, Brukerter, Schubert, Zelinka. Ditengah taman ini mengalir Wien Canal

Staat Park
Johan strauss
Diujung taman aku sempat berbelok kekanan sampai jembatan Wienkirchner Street. Tapi aku berbalik arah untuk melihat Mak Musee des Art Appliques/Art Comtemporain[15]masih disebelahnya berderet bangunan megah berturut-turut Universitat f angers Kunst, Diseberang jalan ada patung G.Coch Plase tepat di depan Post Spark. Diujung sebelum jembatan Aspernbruckle, aku lihat bangunan Theatre Urania, terus lurus aku akhirnya menemui Kunsthaus Wien [16]aku sudah diluar kota tua. Kembali ke kota tua aku memilih menyusuri pingiran sungai Duna. Kulihat banyak warga yang menikmati sinar matahari hari ini, yang bersinar terang, termasuk ada pantai buatan dipinggir sungai lengkap dengan pasirnya.
Nasch markt
Saat berada di Scheweden Platz kudengar ada 2 orang yang berbicara dengan bahasa yang kuhapal betul.. ya bahasa Indonesia Kuhampiri benar mereka adalah Sanita Danyanti dan Sharleen Tobing, dua orang mahsiswi master yang kuliah di Universitat Wien, Aku tanyakan kemereka lokasi Restaurant Rumah Satay  kota Vienna yang pernah aku lihat di Internet (Ternyata lokasinya tak jauh dari Quartir Museum) Setelah berbasa-basi, aku langsung melanjutkan bersepeda tetap menyusuri sungai hingga tak sadar aku kembali ke Sigmund Freud Park, melewati Rooselvelt Platz. Aku mencari jalan Burgesse no.27 alamat Rumah Satay, Akhirnya kutemukan , tapi sayang Restaurant tutup, terpampang pengumuman kalau restaurant tutup karena melayani catering di luar. Ya gagal dech… nyobain Sate Indonesia a’la kota Vienna. Kuputuskan untuk pulang ke Hostel apalagi waktu sudah menunjukkan pulul 18.30.
Rumah sate
Urania
Selesai mengembalikan sepeda aku kembali ke kamar, mandi dan sempat mencuci kaos kaki yang baunya*&^%$#@?... Selesai mandi ternyata ada penghuni kamar baru . Julia, sorang mahasiswi fakultas Ekonomi dari Universite Paris I Sorbonne, ia berasal dari Rusia.. Tak lama muncul lagi seorang penghuni lainnya, Sun (Tak begitu ingat aku nama china-nya) seorang mahasiswi University Helsinky – Finlandia yang sudah 5 tahun tak pulang ke Shanghai –China tanah kelahirannya. 

Tak terasa kami ngobrol hingga pukul 22.00. Waktunya tidur apalagi hari ini aku lelah sekali mengayuh sepeda mengelilingi kota Vienna.. Tapi tak bisa aku tidur nyenyak!!! Room maid diatas tempat tidurku (seorang laki-laki asal Slovenia yang tak lancer berbahasa Inggris) mendengkur keras……rrrrrrrrrrr

Vienna, Kamis 19_04_12
Bangun Pagi….(dengan tidur ayam) aku pikan semua peralengkapanku, jam 09.00 keluar kamar langsung menuju Front Office untuk check out. Tapi Ransel besarku masih kutitipkan di lobby .. aku masih ingin berjalan-jalan sepanjang jalan Marieberlg untuk sekadar mencari souvenir. Baru kusadari kalau tak jauh dari tempat penginapanku terdapat gereja besar (Gothic Stlye) yang berdampingan dengan Striptise show besar….owalaaaa
Menyusuri jalan Mariebelrg, tak ada sepinya, para turis berlalu lalang dari berbagai Negara dengan berbagai bahasa. Hampir 3 jam aku menyusuri jalanan ini, melihat-lihat tiap toko, hasilnya 2 boneka dan beberapa souvenir kecil untuk kedua Princess-ku.
Jam 12.00 aku kembali ke Hostel untuk mengambil Ransel dan menuju Airport Vienna dengan Bus dari depan Weshof Train Station. Tak lama (hanya 45menit) aku sudah sampai di Viena International Airport. Airportnya cukup ramai dan unik, setelah check in di counter  NIKI Air, aku berkeliling terminal 1 dan 2 hanya sekedar untuk menghabiskan waktu hingga jam keberangkatanku tiba jam 16.53.
Saat boarding time tiba, memasuki ruang tunggu, pengamanan cukup ketat, semua dompet, coin, HP, ikat pinggang hingga sepatu harus melalui X-ray.

Peesawat telat 30 menit, memasuki pesawat berukuran sedang yang berkapasitas 160 orang ini cukup tertib dan yang lebih menyenangkan lagi, walaupun termasuk Low Cost Carrier (pesawat harga tiket murah) tapi NIKI Air memberikan pelayanan makan (sandwich) dan minum (Coffee+juice) …Gratiss kepada semua penumpang.


[1] www.Belvedere.at
[3] www.srs.at
[4] www.khm.at
[5] www.nhm-wien.ac.at
[6] www.mqw.at
[7] www.mqw.at
[8] www.wien.gv.at
[9] www.parlament.gv.at
[10] www.freud-museum.at
[11] www.albertina.at
[12] www.wiener-staatsoper.at
[13] www.karlskirche.at
[14] www.wienmuseum.at
[15] www.mak.at
[16] www.kunsthauswien.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar