Senin, 28 Mei 2012

Paris - Bruxelles - Rotterdam (Part III)...Madurodam Taman mininya Belanda

Madurodam

Cerita bersambung ini adalah pengalaman selama perjalanan 4 hari  dari Angers(FR)-Paris(FR)-Bruxelles(BE)-Rotterdam (NL) dalam rangka mengikuti seminar International  di Universite Libre de Bruxelles, kesempatan dua hari digunakan untuk mengunjungi kota Bruxelles dan Rotterdam 

Pijnacker - NL, Kamis, 24 Mei 2012 Setelah melewati malam dengan tidur yang sangat “nyeyak”, apalagi semalam cuaca sangat bersahabat. Segar sekali aku pagi ini, siap untuk mengexplor Belanda. Jam 07.30 aku sudah rapih, pagi ini mbak Erni sengaja mengambil cuti, begitupula dengan Johan, mereka akan menemaniku berkeliling Rotterdam, Delft hingga Den Haag. Tak lama setelah Danilla berangkat ke sekolah, kamipun berangkat menuju salah satu ‘’Wind Mill’’ di sekitar Pijnacker, selama perjalanan dikiri-kanan jalan semua orang menggunakan sepeda.
Wind Mill di Pijnacker
Tujuan utama kami pagi ini adalah MADURODAM, sebuah taman miniature semua daerah di Belanda yang dibangun sejak 1952, Alhamdulillah aku tak perlu berkeliling Belanda, cukup hanya dengan mengunjungi taman ini rasanya sudah memenuhi rasa ingin tahuku tentang negara yang  punya hubungan kuat dengan Indonesia. Insyaallah tahun depan aku akan kembali tentunya dengan para “princess” ku.
 
Lelah berkeliling taman, mbak erni mengajakku menikmati APPELGEBAK plus SLAHROOM dan kopi .

Selesai dari Madurodam, aku diajak mengunjungi SCHEVENINGEN, pantai berpasir putih yang sangat terkenal diseluruh Belanda, pantai yang panjang dan landai ini penuh dengan pengunjung dari berbagai negara, waktu makan siang kami menikmati hidangan seafood dan ikan yang terkenal, KIMBELING.
 
 
Dalam perjalanan pulang kami masih sempat mampir ke DELF dan mengunjungi kampus TU DELF yang terkenal itu.
 Saat dirumah, Danilla sudah pulang dari sekolah, karena akan ke dokter gigi bersama mbak erni dan Johan, aku sendiri tinggal dikamar untuk beristirahat. Tak sampai 2 jam, mereka sudah kembali dari dokter gigi. Mbak Erni dan Johan kembali mengajakku untuk kembali ke kota Rotterdam, ada banyak tempat menarik untuk dikunjungi kota Rotterdam, namun karena waktu yang singkat kami putuskan untuk melihatnya semua dari EUROMAST,  sebuah menara setinggi 185m hasil desain architect H.A Maaskant dengan contractor J.P. van Eesteren.
Euromast
Dibangun dalam rangka pameran bunga Internasional pertama di Rotterdam 1960. Nama “Euro” dikarenakan Rotterdam adalah jantung dari perdagangan di eropa, sedang ‘’Mast’’ berarti orang Belanda.




Sebelum masuk ke Euromast, kami sempat melewati MAASTUNNEL, yang aku rasa tunnel/terowongan terpanjang yang pernah aku lalui. 






Mast Tunnel

Benar saja dari euromast aku bisa melihat seluruh bagian kota Rotterdam, apalagi dengan dengan Skylift berdinding kaca yang berputar 180 ͦsetelah puas melihat pemandangan kota dan mengambil banyak photo panoramaͦ. Kami turun dan menuju Floating Restaurant yang terletak di depan Euromast, di “New Ocean Paradise - Chinese Restaurant”, kami menikmati Peking Duck, Nasi Goreng dan Singapore Beehon, Porsinya luar biasa buanyakkkkk!!!!


 Waktu sudah menunjukkan jam 21.00, saat kami selesai menikmati makan malam, tetapi matahari masih bersinar cukup terang layaknya masih seperti jam 15.00 sore. Sesampai dirumah mbak Erni, aku langsung beristirahat karena besok pagi, aku harus kembali Brussel.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar