Kamis, 29 Desember 2011

RENNES ibukota Brittagne, France


Senin, 26 Desember 2011
Pagi ini, kang Robby sudah kembali beraktifitas di  INRA, karena disini ia berkerja di Lab, yang tidak meliburkan karyawannya.
L'eglise st.Geman
Hari ini aku merencanakan untuk berkeliling kota RENNES, karena di hari pertama hanya beberapa bagian saja yang sempat aku kunjungi, itupun dimalam hari. Ada banyak tempat yang ingin aku kunjungi, semuanya sudah aku tulis dalam notes kecilku, mulai dari Jardin du Thambor, Palais du Commerce, Parlement de Bretagne hingga L’Eglise St. German.
Palais de Republique/Palais du Commerce
Kang Robby menyarankan untuk berangkat setelah makan siang, selain udara pagi masih dingin, toko-toko juga masih banyak yang belum buka. Jam 13.30 Setelah makan siang, aku menuju Palais de la Republique (Palais du Commerce), sebagai tempat pertama yang ku kunjungi. Kulihat kegiatan perkotaan sudah mulai normal toko-toko sudah mulai buka, jadi dimana-mana sudah ramai dengan orang berlalu-lalang. 
Hotel de Ville (Maire)
Kemudian melihat Hotel de Ville (Maire) yang sempat kulihat di malam pertama saat tima di Rennes, tepat didepannya adalah Theatre du Rennes, Karena ini merupakan balai kota, maka wajarlah jika banyak orang menjadikannya sebagai ‘’Meeting Point’’, hanya berjarak 1 blok dari Maire aku melihat Gedung Parlement du Bretagne, yang menarik adalah Jam matahari yang berada tepat diatas Pintu utamanya.
Parlement de Bretagne
Jardin du Thambor
Kulanjutkan perjalannku menyusuri kota Rennes, mulai dari melihat bangunan-bangunan tua yang menarik dan ber gaya arsitektur renaisance maupun gaya gothic.  Aku juga sempat mampir ke Jardin du Thambor, sebuah taman besar yang berada ditengah kota Rennes, sayang aku datang dimusim dingin, karena jika datang di musim semi, maka akan nampak taman bunga terutama bunga mawar dari berbagai warna yang berasal dari berbagai negara.



Lelah menyusuri sebagian kota Rennes, aku mampir ke Carrefour city untuk sekedar membeli roti dan jus, udara dingin ini membuatku cepat haus dan lapar. Kunikmati di lapangan dekat St.Anne. Perjalanan kulanjutkan untuk mengunjungi Place des Lices, tempat dimana banyak bangunan-bangunan tua yang berasal dari abad ke 16 dengan arsitektur Medieval dengan kayu sebagai tulang bangunanya.
Places de Lices
Places de Lices
Disini kutemukan banyak sekali kedai-kedai kopi yang penuh dengan orang-orang muda, sebagai tempat ‘’Hang Out’’ menghabiskan sore hari. Di sini juga terdapat pasar tradisional, namun sayang sore ini sudah tutup. Selesai mengunjungi tempat-tempat yang menarik di seputar kota Rennes aku kembali lagi ke Maire, dalam perjalanan, aku mampir ke toko jam ‘’Swatch’’ untuk melihat koleksi yang mereka miliki, karena sepertinya lebih besar dan pastinya lebih banyak koleksinya, dibanding dengan yang ada di Angers, Benar saja, aku tertarik pada satu model jam perempuan yang tipis, namun sangat elegan….ehm ini cocok buat mantan pacarku (istriku sekarang) Harga.. ???? tak jadi soal.
Selesai membayar aku segera kembali ke melanjutkan perjalanan ke Maire, untuk sekedar mampir ke Tabac yang menjual souvenir, Jam sudah menunjukkan pukul 18.00, kakiku juga sudah cukup letih…waktunya untuk kembali ke appartement kang robby.
Malam ini aku juga harus mengkonfirmasi tumpangaku untuk pulang ke Angers. Setelah ku telpon Antoine, pemilik kendaraan yang akan aku tumpangi besok menyanggupi untuk menungguku di Potiere jam 06.20 (wah pastinya masih gelap dan dingin sekali….tapi tak apalah…irittt)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar