Senin, 22 September 2014

Besyukur disaat harus menunggu...BEASISWA



Alhamdulillah, hanya itu yang bisa aku ucapkan, ya… hari ini aku kembali mendapatkan bantuan makanan berupa sayur-sayuran dan buah-buahan dari pemda setempat melalui program « legumes pour tous ». memang bantuan itu tidak gratis, aku harus mengantinya dengan uang 2.60€, namun jika aku harus membeli paket tersebut di supermarket aku harus mengeluarkan minimal 10€.

Disaat-saat beasiswa yang entah kapan datangnya.. bantuan  seperti ini sangat menyenangkan hati, ya paling tidak untuk seminggu kedepan aku tak perlu beli sayur-mayur dan buah-buahan, paling hanya beras dan telur yang harus dibeli…

Disaat-saat seperti ini, rasa syukur juga terucap, ada hikmah juga terpisah jauh dengan keluarga. Seandainya anak dan istri, ada disini tak sanggup aku membayangkannya.. hidup sendiri saja sudah harus super hemat…biarlah kunikmati ini semua sebagai cerita perjalanan hidup.

Menunggu dan menunggu datangnya berita baik dari para petugas yang menangani beasiswa cukup melelahkan dan « gregetan », entah karena dananya yang tak siap atau administrasi yang kacau. berbulan-bulan sudah, berbagai dokumen diminta untuk melengkapi dokumen-dokumen yang sudah kesekian kalinya dikirimkan. Indonesia oh Indonesia……

Nasib anak bangsa di negara orang ini, mungkin tak menjadi pikiran mereka.. padahal beberapa pimpinan yang menduduki jabatan di posisi tersebut, pernah juga merasakan hal yang sama…, masih ingat saat bertemu dengan salah satu pejabat ditempat itu… “saya dulu juga begitu, sering terlambat datangnya.. bahkan lebih lama lagi!!!!”,  kalau beliau sekarang sudah Professor…berarti kejadian ini sudah berlangsung bertahun-tahun silam, tak adakah niat baik untuk memperbaikinya???? atau semacam balas dendam mungkin..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar